23 Mei 2016

Keindahan Maksimal di Airterjun Makunggal

By Admin Web In Alam
airterjun mak unggal

Air Terjun Makunggal, Desa Resun, Daik Lingga.

 

makunggal2DILINGKUNG hutan yang hijau, yang menjadi habibat berbagai populasi burung dan hewan lain, udara yang sejuk senantiasa, dan deru air yang jatuh dan mengalir di sungai: inilah keindahan air terjun Makunggal!

Keindangan yang terbayar setelah kita menempuh perjalanan kaki – dengan beberapa bagian jalan yang menanjak – pada jalan setapak kurang lebih 30 menit saja dari jalan umum di Desa Resun, Kabupaten Lingga.

Air terjun Makunggal adalah alternatif bagi siapa saja yang punya nyali dan waktu sedikit lebih. Soalnya, di Desa Resun ada satu air terjun yang punya akses jauh lebih mudah, yaitu air terjun Resun. Motor dan bahkan mobil bisa mengantarkan kita langsung ke sana.

“Kalau tak mau jalan kaki, pergi ke air terjun Resun saja. Naik motor bisa kami antar,” kata penduduk di Desa Resun.

Lalu apa bedanya? Air terjun Makunggal lebih “gagah”. Tebing batu yang menjadi latar terjunnya air lebih tegak! 22 meter tingginya. Tepat di depan tebing batu itu terbentang lubuk dengan air jenih yang tentu saja selalu segar dan selalu sejuk. Siapa yang tahan untuk tak terjun mandi ke sana?

Batu-batu besar menjadi bagian dari keindahan lanskap airterjun Makunggal. Batu-batu itu juga yang seakan menjadi dinding penahan air sehingga lubuk yang juga berdasar batu itu terbentang seperti kolam renang.

Belum adanya akses yang baik dan belum diketahui oleh masyarakat luas  menyebabkan keindahan air terjun ini justru tersembunyi dan belum banyak dikunjungi oleh pengunjung. Sehingga keindahannya bisa dinikmati secara maksimal.

Desa yang dikenal sebagai desa wisata ini memang mempunyai keindahan alam yang alami, letaknya yang berada di bawah kaki gunung semakin menambah primadona desa tersebut – Teks & Foto: Hepri Candra

 

 

Komentar

komentar